Web3 University Tour 2026 Hadir di Unmul, Kenalkan Peluang Karier dan Teknologi Blockchain kepada Mahasiswa
Program Web3 University Tour 2026 menyambangi Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda, untuk memperkenalkan teknologi blockchain, perkembangan Web3, serta peluang karier di sektor teknologi digital kepada mahasiswa. Kegiatan ini menghadirkan edukasi dari praktisi industri dan sesi lokakarya teknis yang membahas pengembangan teknologi Web3.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Binance Academy, BNB Chain, dan Coinvestasi, dengan dukungan Dev Web3 Jogja dalam bidang edukasi dan pembelajaran teknis. Fakultas Teknik Universitas Mulawarman menjadi tuan rumah kegiatan yang juga melibatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik.
Perwakilan Coinvestasi, Niki Sekar Dewayani, menjelaskan bahwa Samarinda merupakan kota ketujuh dalam rangkaian Web3 University Tour 2026. Program ini telah menyambangi sejumlah kota, antara lain Yogyakarta, Bandung, Bali, Lampung, Surabaya, dan Malang.
Dalam sambutannya, Ir. Fahrizal Adnan, S.T., M.Sc. selaku Wakil Dekan Kemahasiswaan Fakultas Teknik Unmul menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut dapat memperluas pemahaman mahasiswa mengenai blockchain dan teknologi aset digital. Menurutnya, wawasan yang diberikan diharapkan bermanfaat bagi mahasiswa dari berbagai program studi, tidak terbatas pada bidang informatika. Ia juga menyambut baik kolaborasi dengan Binance Academy, BNB Chain, dan Coinvestasi sebagai sarana memperkenalkan perkembangan teknologi di luar bidang keilmuan yang dipelajari mahasiswa sehari-hari.

Salah satu materi utama disampaikan oleh Serli Roisca, perwakilan Binance Academy, melalui sesi bertajuk “Navigating the Shift: Web3 and the New Era of Opportunity”. Dalam pemaparannya, Sherly menjelaskan perkembangan internet dari Web1, yang berfokus pada akses informasi, menuju Web2 yang memungkinkan interaksi melalui platform digital, hingga Web3 yang menawarkan konsep kepemilikan aset dan data melalui teknologi terdesentralisasi.
Serli menekankan bahwa peluang Web3 tidak terbatas pada perdagangan mata uang kripto. Mahasiswa juga dapat mengembangkan kemampuan di bidang rekayasa perangkat lunak, manajemen produk, pemasaran digital, pengembangan bisnis, serta pengelolaan komunitas.

Menurutnya, keterampilan dan kemauan untuk terus belajar menjadi modal penting bagi mahasiswa yang ingin memasuki industri tersebut. Ia juga mengingatkan peserta agar memahami risiko sebelum berinvestasi dalam aset kripto.
“Do your own research,” ujar Serli, mengingatkan peserta untuk melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Selain membahas peluang karier, Serli memperkenalkan berbagai kesempatan belajar melalui Binance Academy, termasuk materi analisis on-chain bagi pemula. Peserta juga diperkenalkan dengan peluang mengikuti lokakarya, kompetisi, dan program pengembangan proyek Web3.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lokakarya teknis bertajuk “Building in Web3 Era” yang dibawakan oleh Singgih Brilian Tara dari Dev Web3 Jogja. Sesi ini membahas aspek teknis blockchain, smart contract, dan pengembangan aplikasi berbasis Web3. Peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih praktis mengenai proses membangun solusi teknologi digital.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Mulawarman diharapkan dapat mengenali perkembangan Web3 sekaligus mengeksplorasi peluang untuk mengembangkan keterampilan dan menciptakan inovasi berbasis teknologi.




