Inovasi FT Unmul: Serahkan Perangkat Peringatan Dini Longsor ke BPBD Samarinda

SAMARINDA – Fakultas Teknik Universitas Mulawarman memperkuat kontribusi risetnya dalam mitigasi bencana daerah melalui penyerahan Perangkat Pemantauan Lereng untuk Peringatan Dini Bencana Longsor kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Samarinda. Serah terima dilaksanakan pada Jumat, 9 Oktober 2026, bertempat di Laboratorium Geologi dan Survei Fakultas Teknik Universitas Mulawarman, Kampus Gunung Kelua.
Perangkat inovatif ini dikembangkan oleh Tim Penelitian Laboratorium Geologi dan Survei Fakultas Teknik Universitas Mulawarman melalui skema Penelitian Terapan, di bawah pimpinan Kepala Laboratorium, Muhammad Rizqy Septyandy, S.Si., M.T. Alat ini dirancang khusus untuk memantau parameter kelembapan tanah, kemiringan lereng, serta getaran secara langsung guna memberikan sinyal peringatan dini bertingkat ketika terjadi pergerakan lereng yang berpotensi memicu longsor.
Penyerahan alat ini menjadi langkah nyata kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung penguatan mitigasi bencana di wilayah Kota Samarinda. Dengan adanya teknologi pemantauan lereng ini, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Samarinda dapat meningkatkan kesiapsiagaan serta kecepatan respons pada titik-titik rawan longsor, sehingga mampu meminimalkan potensi korban jiwa maupun kerugian material warga.
Pemerintah Kota Samarinda turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi ilmiah riset dari Fakultas Teknik Universitas Mulawarman. Kolaborasi berbasis teknologi ini diharapkan terus berlanjut untuk mendukung terciptanya Kota Samarinda yang tangguh bencana dan aman bagi masyarakat.




